You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Sungai dan Waduk Dipercepat
photo Doc - Beritajakarta.id

Pengerukan Sungai dan Waduk Dipercepat

Meski saat ini masih musim kemarau, namun Pemprov DKI Jakarta mempercepat proses pengerukan sungai, waduk, dan saluran air kali di wilayah Jakarta. Selain itu, seluruh mesin pompa yang rusak juga sedang diperbaiki.

Justru saat musim kemarau, pengerukan setu, waduk dan sungai dapat berjalan optimal

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pengerukan sungai, waduk, dan saluran air serta perbaikan pompa untuk mengantisipasi ancaman banjir yang kerap melanda Ibu Kota saat musim hujan.

"Justru saat musim kemarau, pengerukan setu, waduk dan sungai dapat berjalan optimal. Harus sudah diperdalam sehingga daya tampung air semakin banyak," kata Djarot, dalam rapat koordinasi penataan kota dan urbanisasi, di kantor Walikota Jakarta Barat, Selasa (28/7).

Dua Eskavator Keruk Sedimen Kali Krukut

Ia mengungkapkan, Dinas Tata Air DKI Jakarta akan mengerahkan seluruh alat berat untuk pengerukan setu, waduk, dan sungai mulai 1 Agustus mendatang. "Pengerukan untuk memperdalam daya tampung saluran air makro maupun mikro di lima wilayah Ibu Kota," ungkapnya.

Mantan Walikota Blitar ini juga meminta kepada para walikota untuk membuat sumur-sumur resapan di daerah rawan banjir. "Sumur resapan mampu mengurangi titik banjir di Ibu Kota," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2118 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1105 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1022 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1016 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye990 personFakhrizal Fakhri